Rabu, 12 Desember 2012

Manchester city adik United

Mantan bintang Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan Manchester City seperti "adik" yang tidak akan pernah mengambil tempat "abangnya".
Manchester City menghabiskan anggaran besar untuk membeli pemain guna bersaing dengan klub satu kota yang telah meraih 19 gelar juara Liga Inggris.
City merebut gelar juara dari Manchester United dalam musim pertandingan lalu pada pertandingan terakhir.
Manchester United akan bertandang ke stadion Etihad hari Minggu (09/12).
"Bila pemain kecewa, mereka akan bangkit," kata Solskjaer.
Solksjaer, yang mencetak 126 gol pada 366 pertandingan dalam 11 tahun karir di Old Trafford, mengatakan, "Pembicaraan yang adalah adik yang mencoba melampaui posisi abang."
"Itu selalu terjadi pada keluarga dan klub-klub, pemain muda ingin mengambil alih posisi pemain senior, dan City berharap dapat melampaui posisi United. Saya rasa mereka tidak akan pernah bisa melakukannya," katanya.

City belum terkalahkan

"City berharap dapat melampaui posisi United. Saya rasa mereka tidak akan pernah bisa melakukannya." (Solskjaer)
Solskjaer yang kini menjadi manajer untuk klub Norwegia Molde, mengangkat contoh semangat bekas klubnya untuk menang, dalam Liga Champions melawan Bayern Munchen tahun 2009. Saat itu Manchester United mencetak gol di menit-menit terakhir dan menang 2-1.
Ia mengatakan United akan menunjukkan karakter itu untuk menekan City.
"Awal musim ini cukup bagus, walaupun tidak hebat, namun United selalu membaik sejalan dengan berjalannya musim pertandingan," kata Solskjaer.
"Man United sepanjang sejarahnya bisa menang secara dramatis... Itu ada dalam DNA klub."
United berada di posisi teratas di klasemen liga dengan perbedaan tiga angka dari City setelah 15 pertandingan.
Namun manager Alex Ferguson mengatakan ia khawatir dengan benteng pertahanan United.
Sementara Manchester City sejauh ini belum pernah terkalahkan di liga namun terjungkal dari Liga Champions.

Rekor Gol Messi digugat Zambia

Persatuan sepak bola Zambia berencana menggungat rekor Lionel Messi sebagai pemain dengan gol terbanyak dalam satu musim.
Menurut persatuan sepak bola Zambia, catatan 86 gol yang dicetak pemain Barcelona asal Argentina tahun ini masih kalah dibandingkan rekor pemain Zambia, Godfrey Chitalu, yang berhasil melesakkan 107 gol pada 1972.
"Kami di Zambia punya catatan gol (Chitalu). Sayangnya catatan ini belum diakui oleh organisasi sepak bola internasional," ujar juru bicara persatuan sepak bola Zambia kepada kelompok media di Zimbabwe, NewsDay.
"Dunia saat ini memang sedang ramai membahas Messi yang berhasil memecahkan rekor 85 gol yang dipegang Gerd Muller. Tapi di Zambia, yang dibahas warga adalah mengapa rekor Chitalu tidak diakui," tambahnya.
Messi resmi dinyatakan memecahkan rekor Muller pada hari Minggu (09/12) setelah mencetak dua gol dalam pertandingan Barcelona melawan Real Betis.

Kumpulkan bukti

"Kami akan kumpulkan semua bukti pendukung. Misalnya kapan dan di mana gol-gol Chitalu tersebut dibuat."
Juru bicara persatuan sepak bola Zambia
Dua gol ini membuat Messi telah mencetak 86 gol, baik untuk Barca maupun Argentina, selama musim 2012-2013.
Juru bicara persatuan sepak bola Zambia mengungkapkan persatuan sepak bola Zambia akan membentuk tim khusus untuk mengumpulkan semua bukti tentang catatan gol Chitalu. Setelah itu temuan akan disampaikan kepada konfederasi sepak bola Afrika dan badan sepak bola dunia, FIFA.
"Kami akan kumpulkan semua bukti pendukung. Misalnya kapan dan di mana gol-gol Chitalu tersebut dibuat. Kami akan memerinci hingga menit per menit," kata juru bicara persatuan sepak bola Zambia.
Ia mengatakan yakin setelah semua bukti terkumpul FIFA akan mengakui rekor Chitalu dan membatalkan rekor Messi.
Chitalu lima kali terpilih sebagai pemain terbaik di Zambia dan setelah pensiun sebagai pemain, ditunjuk menjadi pelatih tim nasional negara tersebut.
Ia meninggal dunia pada 1993 setelah pesawat yang membawa dirinya dan tim nasional jatuh di dekat Gabon.