Selasa, 30 Oktober 2012

Timnas Indonesia,

TENGGARONG – Silang sengkarut sepak bola nasional tampaknya belum akan berakhir. Perpecahan dua kubu berujung pada larangan pemain membela timnas. Salah satu klub yang bersikukuh tak melepas penggawanya berseragam timnas PSSI asuhan Nil Maizar adalah Mitra Kukar.

Diketahui, tiga pemain Naga Mekes yakni Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, dan Zulham Zamrun, beberapa waktu belakangan juga dipersiapkan untuk menghadapi gelaran AFF Cup akhir November nanti bersama timnas “tandingan”. Lantaran yang dinyatakan berhak mewakili Indonesia adalah timnas PSSI asuhan Nil Maizar, manajemen tim asal Tenggarong enggan melepas ketiganya.

“Untuk sekarang, klub belum mengizinkan,” ujar Manajer Mitra Kukar Ronny Fauzan, kemarin.

Hal senada juga disampaikan Direktur Operasional Mitra Kukar Suwanto. Dia mengatakan, klub masih menunggu arahan induk organisasi yang dikomandoi La Nyalla Matiliti terkait pengiriman pemain ke timnas PSSI.

“Klub pasti melarang. Kecuali jika ada kemauan perseorangan yang tak bisa dibendung seperti (Ahmad) Bustomi itu,” ujar Suwanto.

“Jika pemain tetap nekad, kita akan bicarakan tindakan apa yang tepat bagi si pemain. Kita tidak mau main ancam. Semua ada tahapannya,” sambung dia.

Sementara itu, Manajer timnas Habil Marati mengklaim Hamka dan Bustomi siap menyusul Bambang Pamungkas yang lebih dulu bergabung. “Pemain ISL akan bertambah. Setelah Bambang, Bustomi dan Hamka juga akan bergabung ke timnas,” ujar dia, Selasa (30/10) lalu.

Menurut Habil, alasan Bustomi dan Hamka bergabung ke timnas sama dengan yang dikemukakan Bambang. Yaitu kesadaran akan PSSI yang sah. Lamanya keputusan diambil lantaran butuh waktu mempersiapkan mental dan lainnya.

Keluarnya keputusan AFF yang menyatakan timnas asuhan Nil Maizar mewakili Indonesia di Piala AFF disebut-sebut menjadi acuan langkah Bambang dan juga kedua pemain Mitra Kukar itu. (dwi)

The Master Lionel Messi

Barcelona, SunduL.com – Penyerang Barcelona, Lionel Messi, menegaskan bahwa dirinya tidak akan tertarik dengan tawaran dari Paris Saint Germain.
Lionel Messi kembali menjadi salah satu dari 23 nominasi penerima penghargaan FIFA Ballon D’Or 2012, setelah selama tiga tahun terakhir berhasil meraih gelar paling bergengsi bagi seorang pemain sepak bola. Pemain berkebangsaan Argentina tersebut juga telah resmi kembali dinobatkan menjadi peraih gelar European Golden Shoe atau sepatu emas Eropa versi majalah European Sports Magazines.
Dengan begitu banyaknya perolehan gelar, Lionel Messi telah menjadi salah satu incaran klub-klub besar untuk memboyongnya, salah satunya klub kaya raya asal Perancis, Paris Saint Germain.
Namun, Lionel Messi secara tegas mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan tertarik walaupun mendapatkan tawaran yang sangat menggiurkan. Pemain berusia 25 tahun tersebut merasa Barcelona telah menjadi klub terbaik di dunia bagi dirinya.
“Apakah proyek Paris Saint Germain akan menggoda saya? Tidak, tidak akan !” ujar Lionel Messi.
“Saya telah memiliki rekan-rekan setim terbaik di dunia bersama Barcelona. Kami berjuang untuk meraih trofi juara sebanyak-banyaknya di setiap musimnya.”
“Barcelona merupakan sebuah kota yang indah, dan saya menjadi besar disini. Sejujurnya saya tidak bisa, walaupun hanya membayangkannya saja, untuk meninggalkan Barcelona.”
Paris Saint Germain belakangan ini telah menjadi salah satu klub yang cukup diperhitungkan dalam kancah sepak bola Eropa. Dimana pada bursa transfer musim panas lalu telah menggelontorkan dana lebih dari 100 juta Euro hanya untuk mendatangkan lima pemain, seperti Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic dari Milan.
Lionel Messi memberikan komentarnya mengenai peluang Paris Saint Germain untuk bersaing di Liga Perancis maupun di daratan Eropa.
“Saya tidak tahu apakah Paris Saint Germain memiliki peluang bersaing dengan tim-tim besar lainnya di Liga Champions musim ini,” lanjutnya.
“Saya pikir mereka dapat memenangkan Liga Perancis dengan semua pemain yang mereka miliki. Tetapi akan membutuhkan waktu untuk membangun sebuah tim.”
“Situasi mereka sedikit mengingatkan saya kepada Manchester City. Tidaklah mudah untuk membangun sebuah tim dengan para pemain yang datang dari seluruh penjuru dunia.”

Cristiano Ronaldo

TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Saat Real Madrid menang 5-0 melawan Real Mallorca, Cristiano Ronaldo kerap menjadi sasaran cemoohan fans tuan rumah. Namun, hal itu tak lantas membuat performa Ronaldo terganggu.
Penyerang berusia 27 tahun itu tetap tampil konsisten meski sepanjang laga kerap dipanggil dengan sebutan 'Barbie' oleh fans Mallorca. Ketenangan Ronaldo dalam menanggapi cemoohan juga mendapat pujian dari Pelatih Jose Mourinho.
"Gangguan terhadap Ronaldo? Saya tak merasa apa yang saya katakan akan mengubah apapun. Tak mudah bagi pemain yang bertandang dan mendapat olok-olok. Kalian bisa mengkritik beberapa reaksi, tapi saya tak pernah melihat Ronaldo menjawab cemoohan dengan perilaku buruk," ucap Mourinho.
Bagi Ronaldo, cemoohan memang sudah menjadi bagian dari setiap pertandingan tandang yang dilakoninya bersama Madrid pun timnas Portugal. Paling sering fans lawan coba mengintimidasi Ronaldo dengan meneriakkan nama Lionel Messi

MU vs Chelsea jilid 2

JAKARTA: Chelsea kembali akan menghadapi Manchester United dalam laga putaran keempat piala Liga Inggris yang kini berganti nama dari Carling Cup menjadi Capital One Cup malam ini atau Kamis dinihari (1/11/2012).

Bertanding di Stamford Bridge, Pelatih Chelsea Roberto di Matteo mengisyaratkan akan memainkan pemain cadangan sekaligus mengistirahatkan sejumlah pemain inti.

John Obi Mikel, Ashley Cole dan Juan Mata kemungkinan akan terkena rotasi dan akan menemani Fernando Torres dan Branislav Ivanovic yang terkena kartu merah dalam laga terakhir. John Terry dan Frank Lampard pun tak bisa main.

"Situasinya sungguh rumit. Ini pertandingan keempat kami dalam 10 hari, dan semuanya adalah pertandingan sulit. Jadi, kami berniat menjaga kebugaran tim sekaligus memberi kesempatan kepada beberapa pemain muda,"  kata di Matteo di situs resmi www.chelseafc.com yang dilansir bola.net.

Namun, MU juga diperkirakan akan memainkan para pemain cadangan karena sudah piala liga seakan dianggap sebelah mata di kompetisi sepak bola Inggris, dan kalah pamor dengan Piala FA ataupun Barclays Premier League.

"Kita tunggu saja teamsheet mereka (United). Saya rasa takkan jauh berbeda. Ketika melawan Manchester United, tak peduli di kompetisi apa, pertandingannya selalu besar," kata di Matteo.

Juan Mata dalam artikel blog-nya yang dilansir situs resmi Chelsea menuliskan timnya tak akan pernah menyerah. "Tapi sepakbola terus berjalan, dan tidak ada waktu untuk melihat ke belakang dan di hari Rabu ini kami kembali bertemu dengan Manchester United di Piala Capital One. Semoga kami bisa menang dan melupakan kekalahan di hari Minggu.... "

Minggu, 14 Oktober 2012

Argntina Vs Uruguay 3:0, Messi 2 Gol

Lionel Messi. The name was again a decisive outcome of the match Argentina vs Uruguay ended with a score of 3-0 in a 2014 World Cup qualifying CONMEBOL zone. It takes hard work for Argentina to break the deadlock. After the score Argentina vs Uruguay in the first round was 0-0, King Leo opened the scoring for the team tango with a beautiful goal in the 66th minute. Next turn to Sergio Aguero and himself once again, the breaking goalkeeper Fernando Muslera. Kokohlah Argentina at the top of the standings.
Duel two giants, the editorial Argentina vs Uruguay match this. Both countries is king in South America. Wrapped with prestige, both Alejandro Sabella and Oscar Tabarez together the best squad. The wizard Lionel Messi ditriokan with Sergio Aguero and Gonzalo Higuain. While the sting of Uruguay made by Luis Suarez and Diego Forlan.
Uruguay came to 'imprison' King Leo. Some players are installed special teams to escort Messi. Such appearances do not want to forget about the maximum time against Peru, Messi danced and danced. Dribblenya touch and make the back row Uruguay hassles. 29th minute, his attempt past three defenders for the visitors ended with a shot that hit the crossbar still Fernando Muslera.
Argentina is superior in possession. But that does not mean Uruguay silent. They tried to pressure the quarterback as quickly as possible troop Argentina. No room to move freely. And the 0-0 score stood until halftime.
The second half, cooperation Lionel Messi and Sergio Aguero still hit a solid wall for the visitors. Up came in the 66th minute. A minute after the first turn of Uruguay, cooperation Real Madrid-Barcelona player fruitful goal for Argentina. Angel Di Maria created a deadly bait terobson scored by Lionel Messi as he slid in from close range to conquer Muslera. 1-0.
As soon as the first goal was born, break the ice. Argentina increasingly trengginas and 75 minutes, Sergio Aguero tore the visitors' goal. A lethal combination of Messi-Di Maria Real Madrid winger terminated by sending feedback to the freed Kun; simultaneously liberate Argentina.
Argentina continued partying. 80 minutes, turn King Leo free kick which flew into the net Muslera. Makes us ask, what can not be done Messi? Magic continue to help the team that defended out of the impasse. Score 3-0 and atop the team standings last tango 2014 World Cup qualifiers CONMEBOL zone.
Argentina (4-3-3): S. Romero; P. Zabaleta, E. Garay, F. Fernández, M. Rojo (Hugo Campagnaro '65); J. Mascherano, F. Gago, A. in María; L. Messi, S. Agüero (Guinazu '79), G. Higuain (Hernan Barcos '82)
Coach: Alejandro Sabella
Uruguay (4-4-2): F. Muslera; D. Lugano (A. Scotti), M. Pereira, M. Caceres, D. Godín; W. Gargano, Á. González (Cristian Rodriguez '67), E. Arévalo, E. Cavani; L. Suárez, D. Forlán

Argentina Vs Uruguay 3:0

Lionel Messi. Nama itu lagi yang menjadi penentu hasil pertandingan Argentina vs Uruguay yang berakhir dengan skor 3-0 dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONMEBOL. Butuh kerja keras bagi Argentina untuk memecah kebuntuan. Setelah skor Argentina vs Uruguay di babak pertama masih 0-0, King Leo membuka skor untuk tim tango dengan gol cantik di menit 66. Berikutnya giliran Sergio Aguero dan dirinya sendiri sekali lagi, yang membobol gawang Fernando Muslera. Kokohlah Argentina di puncak klasemen sementara.
Duel dua raksasa, demikian tajuk pertandingan Argentina vs Uruguay ini. Kedua negara adalah raja di Amerika Selatan. Dibalut dengan gengsi, baik Alejandro Sabella dan Oscar Tabarez sama-sama menurunkan skuad terbaik. Sang penyihir Lionel Messi ditriokan dengan Sergio Aguero dan Gonzalo Higuain. Sementara sengatan Uruguay dibuat oleh Luis Suarez dan Diego Forlan.
Uruguay datang untuk ‘memenjarakan’ King Leo. Beberapa pemain tim tamu dipasang khusus untuk mengawal Messi. Seperti ingin melupakan penampilan tak maksimalnya saat melawan Peru, Messi menari dan menari. Sentuhan dan dribblenya membuat barisan belakang Uruguay kerepotan. Menit 29, upayanya melewati tiga bek tim tamu berakhir dengan tembakan yang masih membentur mistar gawang Fernando Muslera.
Argentina lebih unggul dalam penguasaan bola. Namun bukan berarti Uruguay diam saja. Para gelandang mereka berusaha menekan secepat mungkin pasukan Argentina. Tak memberikan ruang untuk bergerak leluasa. Dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, kerjasama Lionel Messi dan Sergio Aguero masih membentur dinding kokoh tim tamu. Hingga tibalah di menit 66. Semenit setelah pergantian pertama Uruguay, kerjasama pemain Real Madrid-Barcelona berbuah gol untuk Argentina. Angel Di Maria menciptakan umpan terobson maut yang dilesakkan Lionel Messi sambil meluncur dari jarak dekat untuk menaklukkan Muslera. 1-0.
Begitu gol pertama lahir, pecahlah kebekuan. Argentina semakin trengginas dan menit 75, Sergio Aguero mengoyak gawang tim tamu. Kombinasi maut Messi-Di Maria diakhiri sayap Real Madrid dengan mengirimkan umpan kepada Kun yang terbebas; sekaligus membebaskan Argentina.

Argentina terus berpesta. Menit 80, giliran tendangan bebas King Leo yang melesat ke gawang Muslera. Membuat kita bertanya, apa yang tak bisa diperbuat Messi? Sihirnya terus membantu tim yang dibelanya keluar dari jalan buntu. Skor 3-0 dan tim tango bertahan di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONMEBOL.
Argentina (4-3-3):S. Romero; P. Zabaleta, E. Garay, F. Fernández, M. Rojo (Hugo Campagnaro ’65); J. Mascherano, F. Gago, A. di María; L. Messi, S. Agüero (Guiñazu ’79) , G. Higuaín (Hernan Barcos ’82)
Pelatih: Alejandro Sabella

Uruguay (4-4-2): F. Muslera; D. Lugano (A. Scotti), M. Pereira, M. Cáceres, D. Godín; W. Gargano, Á. González (Cristian Rodriguez ’67), E. Arévalo, E. Cavani; L. Suárez, D. Forlán

The Magic Messi

Lionel Messi mencetak gol lagi, Argentina menang lagi. Satu gol cantik berkat Angel Di Maria dan satu tendangan bebas berkelas, dibuat King Leo untuk kemenangan Argentina atas Uruguay 3-0. Tiga angka membawa Argentina memuncaki klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONMEBOL.
Meski menjadi mesin gol untuk klub maupun negaranya, Messi tetap seperti dulu. Baginya, gol untuk tim lebih penting. Baru saja ia diwawancari oleh FIFPro seputar mana gol yang lebih baik dari dua golnya ke gawang Fernando Muslera. Apakah kala meluncur dengan dua kaki meneruskan umpan Angel Di Maria, ataukah kala tendangan bebas datarnya mengecoh dinding hidup Uruguay? King Leo tak memilih keduanya.
Ia menjawab, “Saya mengingat sebuah gol, bukan karena cara mencetak golnya, tetapi penting atau tidaknya gol tersebut untuk tim.”
Dua di antara gol-gol terpenting dalam karier Messi adalah yang dilakukannya musim lalu. Yaitu, gol kedua Barca ke gawang Athletic Bilbao dalam kemenangan 3-0 di Copa del Rey 2012, dan gol pembuka Barcelona dalam kemenangan sensasional 4-0 atas Santos di Piala Dunia Antar Klub 2011.
Secara tersirat, King Leo kembali menegaskan, membawa tim menjadi juara (dengan mencetak gol di partai penentuan atau final) jauh lebih penting daripada mengurus skill individu.
Bicara tentang gol, dua gol Lionel Messi ke gawang Uruguay, membuatnya mencetak 11 gol hanya dalam 7 pertandingan internasional tahun ini.  Artinya, hanya butuh 9 gol lagi hingga akhir tahun –untuk Barca dan timnas Argentina– untuk melampaui rekor Pele sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah dalam setahun. Lalu, tinggal 5 gol lagi King Leo melampaui Diego Maradona di peringkat ketiga top skor Argentina. 27 gol lagi, untuk melewati Gabriel Batistuta. Sebuah hal yang sangat mungkin di usia Messi yang masih 25 tahun. Sebuah hal yang membuat kata-kata “Lionel Messi dari alam semesta mana kau berasal” ala Mundo Deportivo sedikit masuk akal.

Minggu, 07 Oktober 2012

Elclasico Messi vs Ronaldo 2 : 2

BARCELONA - Lionel Messi and Cristiano Ronaldo dominated the El Clasico match of La Liga this season premiere presented in the Camp Nou on Monday (8/10) early morning hrs. Until minute 67, the two players each contributed two goals and made the score while being 2-2.In the first half Cristiano Ronaldo broke the deadlock with ripped fishnet Valdes in minute 23. But then Lionel Messi managed to reply in minute 31. Argentina star managed to utilize the heat in front of goalkeeper Casillas became Gol.Game is getting hotter and the score is now back for a 1-1 draw. But in the second half Messi scored the second goal in this match with a beautiful free kick execution. This goal put the hosts while back ahead 2-1 in 61 minutes. However, this victory did not last long. Six minutes later Ronaldo equalized to 2-2.In the early days of the first half, Madrid showed their dominance in possession. But solid host defense makes the ball difficult to penetrate into the forbidden area. Something similar happened to Barca, Messi and his friends are still difficult to drain the ball ahead of goalkeeper Casillas.Minutes to six Di Maria fired a shot into the nets premiere Valdes. Unfortunately Argentina's national team player kick was floated over the crossbar. Minutes to 13, Benzema who was in the left side of the penalty box Barca managed to receive the ball. Unfortunately the French players can not let go of the ball perfectly. Scores were still level at 0-0.Minutes to 19, Ramos managed to head the ball from a corner kick Ozil shipment. Unfortunately Ramos's header was wide of the goal Barca. 21st minute, Iniesta successfully fired the first shot toward the net Casillas. Unfortunately the ball was floated over the crossbar. Both teams exchanged attacks are now more diligent.Minutes to 23, Ronaldo finally memaceh deadlock. Starting from the acceleration Ozil on the right side of the Barca defense, the German player is able to send the ball into a crowd of players in front of net Casillas. Benzema gets the ball pass the ball to Ronaldo who successfully melesakkannya into goals.A minute later Di Maria almost doubled his team's advantage. unfortunately the ball was still right on target. However, in meni 30, Lionel Messi finally managed an equalizer for a 1-1. This tiny player managed to maximize the heat in the face before forcing Madrid goalkeeper Casillas picked up the ball in the nets themselves. Score is now 1-1.Score draw to make the game more heated attacks selling flavored hard tactical game and inevitable. But until referee Carlos Delgado Ferreiro, Blow the whistle halftime score 1-1 did not change.Entering the second half action continued attacking each other. However, Barca managed to maximize opportunities in minute 61. Alonso dropped Messi steps in front of the forbidden fruit disastrous. The referee awarding a free kick for Barca. The results Messi who became executor successfully releasing the ball hard to the right side of the hull goalkeeper Casillas. Barca back ahead 2-1.However, Barca's victory did not last long. Minutes to 67, Ronaldo scored his second goal which also equalizer for a 2-2. This goal was born thanks to the beautiful bait Ozil. Ronaldo and Messi's incredible. (Zul / JPNN)

El Clasico Panggung Messi dan Ronaldo

BARCELONA — Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi laga panas El Clasico perdana La Liga musim ini tersaji di Camp Nou, Senin (8/10) dini hari WIB. Hingga menit ke 67, dua pemain ini masing-masing menyumbang dua gol dan membuat skor sementara menjadi 2-2.

Di babak pertama  Cristiano Ronaldo berhasil memecah kebuntuan dengan merobek jala Valdes di menit ke 23. Namun kemudian Lionel Messi berhasil membalas di menit ke 31. Bintang Argentina tersebut berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Casillas menjadi Gol.

Laga semakin panas dan skor kini  kembali imbang menjadi 1-1. Namun di babak kedua Messi berhasil mencetak gol kedua dalam laga ini  melalui eksekusi tendangan bebasnya yang indah. Gol ini membuat tuan rumah sementara berbalik unggul 2-1 di menit 61. Namun demikian  kemenangan ini tidak bertahan lama. Enam menit kemudian Ronaldo menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Di awal-awal babak pertama, Madrid menunjukkan dominasinya dalam penguasaan bola. Namun solidnya pertahanan tuan rumah membuat bola sulit menembus ke areal terlarang. Hal yang serupa juga terjadi pada Barca, Messi dan kawan-kawan masih sulit mengalirkan bola ke depan gawang Casillas.

Menit ke enam Di Maria melepaskan tembakan perdana ke jala Valdes. Sayang tendangan pemain Timnas Argentina ini masih melayang di atas mistar gawang. Menit ke 13, Benzema yang berada di sisi kiri kotak penalti Barca berhasil menerima bola. Sayang pemain asal Prancis ini tidak bisa melepaskan bola dengan sempurna. Skor masih imbang 0-0.

Menit ke 19, Ramos berhasil menyundul bola kiriman Ozil dari sepak pojok. Sayang tandukan Ramos masih melebar dari gawang Barca. Menit ke 21, Iniesta berhasil melepaskan tembakan pertama ke arah jala Casillas. Sayang bola masih melayang di atas mistar gawang. Kedua tim kini semakin rajin bertukar serangan.

Menit ke 23, Ronaldo akhirnya memaceh kebuntuan. Berawal dari akselerasi Ozil di sisi kanan pertahanan Barca, pemain Jerman ini mampu mengirim bola ke kerumunan pemain di depan jala Casillas. Benzema yang mendapatkan bola mengoper bola ke Ronaldo yang sukses  melesakkannya menjadi gol.

Semenit kemudian Di Maria nyaris menggandakan keunggulan timnya. sayang bola masih belum tepat  sasaran. Namun demikian di meni 30, Lionel Messi akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pemain mungil  ini berhasil memaksimalkan kemelut di muka gawang Madrid sebelum memaksa Casillas memungut bola di jalanya sendiri. Skor kini menjadi 1-1.

Skor imbang membuat laga semakin memanas jual beli serangan dibumbui permainan taktis dan keras tak terhindarkan. Namun hingga wasit Carlos Delgado Ferreiro‎,  Meniup peluit tanda babak pertama usai skor 1-1 tidak berubah.

Memasuki babak kedua aksi saling serang masih berlanjut. Namun Barca berhasil memaksimalkan peluang di menit ke 61.  Langkah Alonso menjatuhkan Messi di depan kotak terlarang berbuah petaka. Wasit menghadiahi tendangan bebas bagi Barca. Hasilnya Messi yang menjadi  eksekutor  sukses melepaskan bola lambung keras ke sisi kanan gawang Casillas. Barca berbalik unggul 2-1.

Namun demikian kemenangan Barca tidak bertahan lama. Menit ke 67, Ronaldo mencetak gol keduanya  yang sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol ini lahir berkat umpan cantik Ozil.  Ronaldo dan Messi tampil luar biasa. (zul/jpnn)

Duo Manchester Siap Kudeta Chelsea

LONDON - Sempat tertatih-tatih di awal musim, duo tim sekota, Manchester United dan Manchester City akhirnya kembali ke papan atas klasemen sementara. Mereka kini menjadi pesaing terdekat Chelsea yang belum terkalahkan hingga pekan ketujuh.

Dua klub tersebut kini berada di posisi dua dan tiga dengan poin yang sama, yakni 15. Menariknya, klub sekota ini sama-ama meraih kemenangan besar dengan torehan yang sama 3-0. Manchester City sukses menaklukkan Sunderland yang bertamu ke Etihad Stadium, Sabtu (6/10). Sementara MU mempermalukan tuan rumah Newcastle United  juga dengan skor 3-0 Minggu (7/10).

Namun keberhasilan duo Manchester ini naik  ke tiga besar juga karena keberhasilan Wigan Athletic menahan Everton dengan skor imbang 2-2.

Selain tren positif duo Manchester ini  di pekan ketujuh ini kejutan lahir dari klub promosi West Bromwich Albion. Klub ini kini bertengger di posisi enam usai mengalahkan Queen Park Rangers dengan skor 3-2.

Sementara itu Liverpool yang pekan lalu  menorek kemenangan pertama musim ini tidak mampu melanjutkan tren positifnya pekan ini. The Reds -julukan Liverpool-  dipaksa bermain imbang tampa gol oleh Stoke City yang bertamu ke Anfield.(zul/jpnn)



Newcastle vs MU 0 : 3

NEWCASTLE - Once thrown into sixth place, Manchester United finally returned to the position of the two Barclays Premier League standings. This was achieved after the Red Devils slaughter host Newcastle United with a score of 3-0.

MU has now collected 15 points from seven games and stabilizing pressure on Chelsea who meuncaki standings with 19 points. While the defeat made the Toon armys appraisal Newcastle-dub-thrown to position 10.

Come St. James Park Monday (8/10), MU put up a trio of assailants Robin Van Persie, Wayne Roone and Welbeck. Additionally players who come from Borussia Dortmund, Shinji Kagawa was also featured as a starter after recovering from injury. As a result, direct MU rampage.

Minutes into the game entered the eighth Jonny Evans managed to kick the ball over the results scored by Van Persie. Manchester United winning 0-1

It did not take long eight minutes later Patrice Evra brought MU away with a 0-2 corner kick accurately this time Wayne Rooney fired successfully headed by Evra. 20-2 score stood until halftime.

Entering the second half the hosts were trying to catch up to play more aggressively. Hatem ben Arfa and his friends attempt to push the visitors' defense. But defense padunya built Rio Ferdinand and his friends membueta their trouble scoring.

Asik MU to attack it is capable of adding a goal. Minutes to 71, Tom Cleverly successfully netted the ball curved hull are bolted to the right corner of the Tottenham goal. This goal came from a quick counter-attack which makes Rooney was able to send the ball to Cleverly. Score 0-3 to win MU last until the fight was over. (zul / JPNN)