Real Madrid sukses melewati hadangan
Real Zaragoza dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol pekan kesepuluh.
Tampil setelah Barcelona pada laga yang digelar pada Minggu, 4 November 2012,
Los Blancos sukses menciptakan hasil pertandingan Real Madrid vs Real Zaragoza
4-0. Adalah Gonzalo Higuain dan Angel Di Maria, duo Argentina, yang menjadi
pencetak skor Real Madrid vs Real Zaragoza di babak pertama. Dan pada ujung
babak kedua giliran Michael Essien dan Luka Modric, dua amunisi bari El Real,
yang memantapkan keadaan. Atas hasil Liga Spanyol ini,
Los Merengues sukses
merebut posisi tiga besar. Plus, menjaga jarak delapan angka dari sang pemuncak
klasemen Barcelona.
Bermain di hadapan lebih dari 70000 penonton yang memadati Santiago
Bernabeu, Jose Mourinho menurunkan formasi bek ‘normal’ dalam pertandingan Real
Madrid vs Real Zaragoza. Tak ada lagi Michael Essien yang harus bermain sebagai
bek kiri. Ia kembali ke posisi naturalnya, gelandang bertahan. Pilihan bek Mou
kali ini adalah Sergio Ramos-Pepe-Raul Albiol-Alvaro Arbeloa.
Madrid dan Zaragoza sempat kehilangan daya di awal-awal laga. Namun, seiring
dengan berlalunya menit demi menit,
Los Blancos mulai
memetik hasil.
Gol pertama pun lahir di menit 23. Pelakunya siapa lagi kalau bukan
Gonzalo
Higuain. Berawal dari tendangan sudut Luka Modric, bola ditanduk oleh
Alvaro Arbeloa. Roberto, kiper Zaragoza, berusaha menghalau. Namun, ketika bola
bergulir pada Higuain yang berada dalam jarak tembak kurang dari dua meter di
depan gawang, tidak ada hasil lain kecuali gol.
Selang dua menit, aksi
Angel Di Maria sukses memperlebar
jarak. Sayap Argentina melakukan penetrasi ke kotak penalti. Tembakan
pertamanya memang bisa diblok oleh Roberto. Namun, tidak dengan tembakan
keduanya dari jarak sempit yang lebih dekat. 2-0 sebelum setengah jam.
Jika sebelum turun minum,
Los Blancos terlihat
tangguh, babak kedua Zaragoza mulai unjuk gigi. Mereka mulai membuat pertahanan
tuan rumah kerepotan. Beruntunglah ada sosok Iker Casillas yang membuat ketukan
Apono dkk. untuk mencari gol, terpatahkan. Setelah tembakan Jose Mari membentur
mistar di menit 65, sebuah keputusan kontroversial terjadi empat menit
kemudian.
Gol Helder Postiga tidak disahkan wasit karena ia dianggap telah berada di
posisi off side. Sebuah hal yang akan sedikit mengingatkan kita dengan gol
Jordi Alba dalam laga
Barcelona
vs Celta Vigo dua jam sebelumnya.
Setelah dipaksa meladeni Zaragoza, akhirnya Real Madrid benar-benar bisa
memastikan kemenangan mereka. Di menit 87, dengan jitu Karim Benzema yang
menggantikan Gonzalo Higuain, mengirim umpan daerah yang disongsong
Michael Essien. Sendiri di kotak penalti, Essien memberikan gol
perdananya sebagai pemain Los Merengues.
Luka Modric menjadi penutup pesta gol tim barunya pada
injury time. Dengan hasil ini, Los Blancos pun sukses mengerek posisi ke
peringkat ketiga menyusul kekalahan Malaga di kandang sendiri oleh Rayo
Vallecano.
Real Madrid (4-2-3-1): 1-Casillas; 4-Sergio Ramos,
18-Albiol, 3-Pepe, 17-Arbeloa; 19-L. Modric, 15-M. Essien; 10-M. Özil, 22-A. di
María (21-José Callejón 73′), 7-Cristiano Ronaldo; 20-G. Higuaín (9-K.
Benzema 69′)
Pelatih: José Mourinho
Zaragoza (4-2-3-1): 1-Roberto Jiménez; 19-C. Sapunaru,
16-G. Loovens, 4-Álvaro González, 21-Abraham; 2-Movilla, 10-Apoño; 11-Paco
Montañés, 15-José Mari, 32-Víctor Rodríguez; 9-Hélder Postiga
Pelatih: Manolo Jiménez