Kamis, 08 November 2012

Atraksi Porsigal

Acara Haul Bpk. Atim di Magetan Kota tanggal 28 Oktober 2012 disuguhi atraksi dari para pendekar Porsigal mulai dari siang hari yang diiringi Reog ponorogo sampai Malam hari di antara acara inti.

Sabtu, 03 November 2012

Madrid vs Zaragoza 4-0



Real Madrid sukses melewati hadangan Real Zaragoza dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol pekan kesepuluh. Tampil setelah Barcelona pada laga yang digelar pada Minggu, 4 November 2012, Los Blancos sukses menciptakan hasil pertandingan Real Madrid vs Real Zaragoza 4-0. Adalah Gonzalo Higuain dan Angel Di Maria, duo Argentina, yang menjadi pencetak skor Real Madrid vs Real Zaragoza di babak pertama. Dan pada ujung babak kedua giliran Michael Essien dan Luka Modric, dua amunisi bari El Real, yang memantapkan keadaan. Atas hasil Liga Spanyol ini, Los Merengues sukses merebut posisi tiga besar. Plus, menjaga jarak delapan angka dari sang pemuncak klasemen Barcelona.
Bermain di hadapan lebih dari 70000 penonton yang memadati Santiago Bernabeu, Jose Mourinho menurunkan formasi bek ‘normal’ dalam pertandingan Real Madrid vs Real Zaragoza. Tak ada lagi Michael Essien yang harus bermain sebagai bek kiri. Ia kembali ke posisi naturalnya, gelandang bertahan. Pilihan bek Mou kali ini adalah Sergio Ramos-Pepe-Raul Albiol-Alvaro Arbeloa.
Madrid dan Zaragoza sempat kehilangan daya di awal-awal laga. Namun, seiring dengan berlalunya menit demi menit, Los Blancos mulai memetik hasil.
Gol pertama pun lahir di menit 23. Pelakunya siapa lagi kalau bukan Gonzalo Higuain. Berawal dari tendangan sudut Luka Modric, bola ditanduk oleh Alvaro Arbeloa. Roberto, kiper Zaragoza, berusaha menghalau. Namun, ketika bola bergulir pada Higuain yang berada dalam jarak tembak kurang dari dua meter di depan gawang, tidak ada hasil lain kecuali gol.

Selang dua menit, aksi Angel Di Maria sukses memperlebar jarak. Sayap Argentina melakukan penetrasi ke kotak penalti. Tembakan pertamanya memang bisa diblok oleh Roberto. Namun, tidak dengan tembakan keduanya dari jarak sempit yang lebih dekat. 2-0 sebelum setengah jam.
Jika sebelum turun minum, Los Blancos terlihat tangguh, babak kedua Zaragoza mulai unjuk gigi. Mereka mulai membuat pertahanan tuan rumah kerepotan. Beruntunglah ada sosok Iker Casillas yang membuat ketukan Apono dkk. untuk mencari gol, terpatahkan. Setelah tembakan Jose Mari membentur mistar di menit 65, sebuah keputusan kontroversial terjadi empat menit kemudian.
Gol Helder Postiga tidak disahkan wasit karena ia dianggap telah berada di posisi off side. Sebuah hal yang akan sedikit mengingatkan kita dengan gol Jordi Alba dalam laga Barcelona vs Celta Vigo dua jam sebelumnya.
Setelah dipaksa meladeni Zaragoza, akhirnya Real Madrid benar-benar bisa memastikan kemenangan mereka. Di menit 87, dengan jitu Karim Benzema yang menggantikan Gonzalo Higuain, mengirim umpan daerah yang disongsong Michael Essien. Sendiri di kotak penalti, Essien memberikan gol perdananya sebagai pemain Los Merengues.
Luka Modric menjadi penutup pesta gol tim barunya pada injury time. Dengan hasil ini, Los Blancos pun sukses mengerek posisi ke peringkat ketiga menyusul kekalahan Malaga di kandang sendiri oleh Rayo Vallecano.
Real Madrid (4-2-3-1): 1-Casillas; 4-Sergio Ramos, 18-Albiol, 3-Pepe, 17-Arbeloa; 19-L. Modric, 15-M. Essien; 10-M. Özil, 22-A. di María (21-José Callejón  73′), 7-Cristiano Ronaldo; 20-G. Higuaín (9-K. Benzema  69′)
Pelatih: José Mourinho
Zaragoza (4-2-3-1): 1-Roberto Jiménez; 19-C. Sapunaru, 16-G. Loovens, 4-Álvaro González, 21-Abraham; 2-Movilla, 10-Apoño; 11-Paco Montañés, 15-José Mari, 32-Víctor Rodríguez; 9-Hélder Postiga
Pelatih: Manolo Jiménez

Barca vs Celta Vigo 3-1



INILAH.COM, Barcelona - Barcelona mengalahkan Celta Vigo dengan skor 3-1. Tiga gol Barcelona dicetak Adriano, David Villa dan Jordi Alba. Celta membalas melalui Bermejo.

Barcelona berhadapan dengan Celta Vigo di Camp Nou, Minggu (4/11/2012) dinihari WIB.

Barcelona menurunkan trisula Pedro, Villa dan Messi. Xavi, Fabreas dan Iniesta di lini tengah. Sedangkan Celta Vigo memainkan satu penyerang tunggal, yakni Bermejo dan didukung Krohn-Dehli di lini kedua.

Barcelona langsung menyerang sejak babak pertama dimulai. Laga baru berjalan tiga menit, mereka sudah mengancam. Tendangan voli Fabregas dari jarak jauh belum menemui sasaran.

Menit kesembilan, tendangan Iniesta memanfaatkan umpan Messi masih melambung di atas mistar. Delapan menit berselang, tendangan melengkung Messi dari dalam kotak penalti ditepis dengan sempurna oleh kiper Celta, Varas.

Terus menekan, Barcelona mencetak gol di menit ke-21. Umpan silang Pedro dari sayap kanan disambut tendangan yang dilepaskan Adriano dan mengubah papan skor menjadi 1-0.

Celta Vigo hanya butuh tiga menit untuk menyamakan kedudukan. Tendangan jarak jauh Lopez bisa dimentahkan Valdes. Bola liar diteruskan oleh Bermejo yang dengan mudah membobol gawang Barcelona. Skor imbang 1-1.

Luar biasa! Barcelona kembali unggul hanya berselang dua menit usai gol Celta Vigo. Tendangan Villa dari dalam kotak penalti usai menerima umpan dari Iniesta tak mampu dibendung Varas. Skor kembali berubah 2-1.

Messi nyaris mencetak gol ketiga di menit ke-36. Tinggal berhadapan dengan kiper, pemain asal Argentina itu terlalu lama memegang bola. Alhasil, bola mampu dibuang pemain belakang Celta Vigo.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Celta nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-47. Tendangan keras kaki kiri Iago Aspas membentur tiang sebelah kiri gawang Barcelona.

Dua menit berselang, tendangan bebas Messi masih jauh dari sasaran. Barcelona mencetak gol ketiga di menit ke-61. Menerima umpan Villa, Jordi Alba maju ke kotak penalti dan melewati hadangan Aspan. Mantan pemain Valencia itu mampu merobek jala Celta Vigo dan merubah papan skor menjadi 3-1.

Unggul 3-1, Barcelona tetap menguasai bola. Namun, tak banyak peluang bersih untuk mencetak gol. Baru di menit ke-86 Messi nyaris mencetak gol. Menerima umpan Iniesta, pemain asal Argentina itu berdiri di depan gawang dan tinggal menendang bola. Sayang, pemain belakang Celta mampu mencuri bola.

Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemengan ini membawa Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan poin 28 sementara Celta di peringkat 14 dengan poin 10.

Susunan pemain:

Barcelona: Valdes; Adriano (Dani Alves 39'), Busquets, Mascherano, Alba; Xavi, Cesc (Bartra 46'), Iniesta; Pedro, Messi, Villa (Alexis 77').

Celta Vigo: Varas; Mallo, Tunez, Cabral, Lago; Lopez (Park Chu-Young 80'), Oubina, Fernandez (Toni 89'), Krohn-Dehli Aspas; Bermejo (De Lucas 69').

MU Pukul KO Arsenal

Manchester United akhirnya kembali sukses membekap tim tamu Arsenal dengan skor 2-1, dalam pertandingan Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Minggu (3/11/2012). Dua gol kemenangan Setan Merah diciptakan oleh Robin Van Persie dan Patrice Evra.
Laga antara Manchester United MU kontra Arsenal ini menjadi menarik, karena pertandingan ini menjadi laga pertama bagi Robin Van Persie menghadapi Arsenal, yang notabene merupakan mantan timnya. Tak ayal, Van Persie menjadi sorotan utama di pertandingan tersebut.
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson pun menurunkan Van Persie dari awal laga, menduetkannya dengan Wayne Rooney. Seperti tahu bahwa dirinya menjadi pusat perhatian, Van Persie pun membuktikan kemampuannya..
Saat pertandingan baru berjalan tiga menit, Van Persie sudah berhasil membawa Setan Merah unggul 1-0. Gol pembuka itu berawal dari serangan yang dibangun para pemain MU dari sisi pertahanan kiri Arsenal. Menerima umpan tumit dari Ashley Young, Rafael menyisir sisi lapangan dan kemudian melepaskan umpan silang ke kotak penalti Arsenal.
Thomas Vermaelen berusaha menghalau bola. Namun sepakannya yang kurang tepat, membuat bola malah malah jatuh ke kaki Van Persie. Dengan tendangan keras kaki kanannya, Van Persie menyambar bola, dan si kulit bundar pun melesak masuk ke gawang Vito Manone. Manchester United pun unggul 1-0.
Menariknya, setelah mencetak gol Van Persie sama sekali tidak melakukan selebrasi, demi menghormati mantan timnya tersebut. Van Persie hanya mengangkat kedua tangannya, dengan wajah tanpa ekspresi kegembiraan. Sementara rekan-rekannya yang lain bersorak dan langsung mengerubungi pemain bernomor punggung 20 itu.
Unggul cepat membuat para pemain MU makin bersemangat. Mereka terus meningkatkan serangan dan menekan lini pertahanan Arsenal. Beberapa kali skuat asuhan Sir Alex Ferguson itu mendapat peluang, namun gagal diselesaikan dengan baik.
Di menit akhir babak pertama, MU berpeluang menggandakan keunggulannya, saat Santi Cazorla handsball di kotak penalti Arsenal. Wasit pun menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti untuk Manchester United. Sayangnya Wayne Rooney yang menjadi algojo penalti, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan Rooney melebar di sisi kanan gawang Manone. Alhasil, skor 1-0 tetap bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua para pemain MU terus melancarkan serangannya, dan berusaha menggandakan keunggulan mereka. Usaha tersebut berbuah hasil di menit ke-66, saat Patrice Evra menjebol gawang Vito Mannone.
Gol kedua MU ini berawal dari sepak pojok yang diperoleh Manchester United. Dari bola sepak pojok itu, Wayne Rooney mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti Arsenal. Umpan Rooney disambut sundulan Evra, yang berhasil merobek gawang Arsenal, dan mengubah skor menjadi 2-0.
Dua menit kemudian Arsenal harus bermain dengan 10 pemain, setelah Jack Wilshere memperoleh kartu kuning kedua, lantaran tekel keras yang dilakukannya kepada Patrice Evra.
Meski bermain dengan 10 pemain, Arsenal tak patah semangat. Mereka tetap mencoba mencuri kesempatan membobol gawang MU yang dikawal oleh David De Gea. Usaha Arsenal akhirnya membuahkan hasil, ketika di masa injury time Santi Cazorla mencetak gol, dan menipiskan kekalahan Arsenal menjadi 2-1. Sayangnya gol Cazorla tak mampu menghindarkan Arsenal dari kekalahan, karena setelah gol itu wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan pemain:
Manchester United: David De Gea, Rafael, Patrice Evra, Rio Ferdinand, Jonny Evans, Antonio Valencia, Michael Carrick, Ashley Young, Tom Cleverley, Wayne Rooney, Robin van Persie

Cadangan: Anders Lindegaard, Paul Scholes, Nick Powell, Nani, Javier Hernández, Anderson, Scott Wootton

Arsenal: Vito Mannone, Bacary Sagna, Per Mertesacker, Thomas Vermaelen, André Santos, Mikel Arteta, Jack Wilshere, Aaron Ramsey, Santiago Cazorla, Lukas Podolski, Olivier Giroud

Cadangan: Laurent Koscielny, Carl Jenkinson, Francis Coquelin, Marouane Chamakh, Theo Walcott, Damián Martinez, Andrey Arshavin